Akhir Dominasi AS

Sejak runtuhnya Uni Soviet, spektrum dominasi Amerika Serikat (AS) di berbagai negara semakin tak terbendung. Ada yang beranggapan bahwa keruntuhan Uni Soviet itu menandai berakhirnya perselisihan antara Marxisme dan Liberalisme. Pada akhirnya, demokrasi liberal Barat tampak seolah-olah telah menjadi ‘bentuk akhir dari rangkaian peradaban manusia’. Hal ini jualah yang menyebabkan mengapa banyak pengamat meyakini bahwa supremasi AS adalah sebuah peradaban yang tak tertandingi oleh kekuatan apa pun. Namun menilik apa yang terjadi pada  satu dekade terakhir, benarkah asumsi tersebut? Sementara krisis ekonomi, dekadensi moral dan kebijakan luar negeri AS akhir-akhir ini semakin menunjukkan betapa rapuhnya AS dan ideologi Kapitalisme yang diembannya. Baca lebih lanjut

Iklan