Isu Perubahan para Capres dan Cawapres; Pantas Berharap?

Akhir-akhir ini para capres dan cawapres beserta tim suksesnya kian sibuk melaksanakan agenda masing-masing demi memenangkan Pilpres 2009. Jargon dan janji-janji politik tampaknya akan terus disodorkan kepada masyarakat luas hingga bulan Juli mendatang guna merebut kursi RI-1. Dan sebagai akibatnya, kita pun acap kali mendengar pasangan Megawati-Prabowo dan JK-Wiranto menyodorkan isu perubahan dalam materi kampanyenya karena pemerintah sekarang ini dianggap gagal membawa rakyat menuju kesejahteraan. Sementara itu, di pihak lain, SBY-Boediono semakin getol menepis anggapan itu dengan menganggap bahwa sistem dan arah kebijakan pemerintah selama ini adalah sudah benar sehingga perlu dilanjutkan. Baca lebih lanjut

Iklan

Hanyalah Omong Kosong Para Capres & Cawapres Menolak Neoliberalisme

Istilah Neoliberalisme yang juga sering dikenal sebagai paham ekonomi neoliberal kembali mencuat akhir-akhir ini terlebih sejak para capres dan cawapres peserta pemilu 2009 saling melontarkan kritik tentang mazhab ekonomi masing-masing. Semua capres dan cawapres yang ada menolak bila diklaim sebagai penganut paham ekonomi neoliberal. Sebab mereka beranggapan bahwa ekonomi neoliberal dapat merusak kehidupan negara. Namun sayangnya upaya untuk menolak paham ekonomi neoliberal tersebut, hingga kini, tidak dibarengi dengan pemahaman di dalam sistem seperti apakah Neoliberalisme ini bisa tumbuh subur? Mengabaikan pemahaman ini sesungguhnya dapat membuat pernyataan para capres dan cawapres tersebut bertolak belakang dari fakta sebenarnya. Baca lebih lanjut