Di Tengah Hujan

Di tengah rintik dan hembusan angin…

Aku melihat orang-orang kedinginan…

Lesat  meninggalkan garis kebekuan…


Tetapi…

Aku justru merasakan hangat…

Menerjang badai…

Di dalam peluk Nya…


Yang ku jaga di dalam cinta…

Yang ku sulam bersama  tekad…

dan ku rangkai dalam harapan…


Ya Allah,

Ku damba cinta Mu…

Iklan

Petaka Akibat Pornografi dan Pornoaksi

Belum lama ini Mahkamah Konstitusi (MK) menerima pengajuan judicial review dari orang (kelompok) yang hendak menolak UU Pornografi. Mereka berdalih UU itu tidak sesuai dengan hak asasi manusia, pluralisme, kebhinekaan, adat dan budaya dll. Padahal UU itu sendiri sebenarnya tidak akan mampu memperbaiki dekadensi moral yang kian rusak di negeri ini. Tengoklah angka kasus aborsi yang terus membengkak. Perzinahan, seks bebas, perceraian dan lain-lain. Sebuah potret bangsa yang terus menyesakkan dada kita.

Beberapa waktu sebelumnya kita telah menyaksikan berbagai aksi yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendesak disahkannya RUU-APP. Sebuah sikap yang dapat dimengerti atas keprihatinan dan keresahan mereka terhadap kebobrokan moral yang selama ini kian menggerogoti. Akan tetapi sayangnya desakan itu tidak lantas langsung berbuahkan hasil. Ada pula segelintir kelompok orang yang justru getol menolak RUU-APP tersebut. Hingga kemudian RUU-Anti Pornografi dan Pornoaksi tersebut akhirnya berubah –dengan berbagai modifikasi– menjadi UU Pornografi yang disinyalir tidak akan mampu membendung kemerosotan taraf berfikir masyarakat. Baca lebih lanjut

Tekad Ter-Uji

Aku terjepit… Sesak…
Berdiri di atas realita yang pahit
Dan terapit oleh dua sisi yang sulit

Mencoba…
Meretas suatu tabir pasti
Sementara belum ku mengerti
Letak ketegaran sejati…

Walau pahit…
Ku coba membiarkan langkah ini mengayun…
Menapaki tekadnya,
Seraya berharap,
Semoga kelak ia berkibar kembali…

Tatap Wajah Itu…

Berhentilah sejenak,

Tengok wajah itu…

Raba air wajahnya…

Apa yang kau lihat…

Apa yang kau rasakan….

Ia tidur terlenakan…

Di atas luka yang menyakitkan…