Dalam Sujudku…

Rabbiii, kutahu betapa zholimnya diri ini..
Banyak waktu yang kusia-siakan begitu saja…
Padahal kutahu, merugilah orang-orang yang
tak menyibukkan diri menuju takwa…
Astaghfirullah… Baca lebih lanjut

Iklan

Agar persahabatan itu Terjalin Indah…

Setiap kita tentunya punya sahabat. Beragam kesan dan makna menghiasi lembaran ceritanya. Defenisi sahabat biasanya selalu tertuju pada orang-orang yang kita rutin dan paling sering berinteraksi dengan mereka. Tanpa kita sadari sesungguhnya mereka pun turut mewarnai kehidupan kita. Bahkan, sahabat merupakan bagian yang melekat erat dari apa yang menjadi faktor pembentuk karakter kita yang khas. Kita adalah apa yang menjadi kebiasaan diri kita. Dan pastinya, kebiasan perilaku yang terjalin di dalam interaksi persahabatan ini lambat laun juga akan mempengaruhi karakter yang akan terbina.

Persahabatan itu indah. Inilah jargon yang acapkali kita dengar. Mungkin, kita juga turut merasakan. Anda pun mungkin sepakat bahwa persahabatan yang terjalin indah akan membawa berjuta kesan dan pesan bertabuh makna. Permasalahan kemudian ternyata masih ada juga orang yang justru mendulang petaka oleh persahabatan itu. Lantas, persahabatan yang bagaimanakah yang dapat merajut sulaman indah kasih sayang persaudaran itu? Bagaimana memulainya? Baca lebih lanjut

Petaka Akibat Pornografi dan Pornoaksi

Belum lama ini Mahkamah Konstitusi (MK) menerima pengajuan judicial review dari orang (kelompok) yang hendak menolak UU Pornografi. Mereka berdalih UU itu tidak sesuai dengan hak asasi manusia, pluralisme, kebhinekaan, adat dan budaya dll. Padahal UU itu sendiri sebenarnya tidak akan mampu memperbaiki dekadensi moral yang kian rusak di negeri ini. Tengoklah angka kasus aborsi yang terus membengkak. Perzinahan, seks bebas, perceraian dan lain-lain. Sebuah potret bangsa yang terus menyesakkan dada kita.

Beberapa waktu sebelumnya kita telah menyaksikan berbagai aksi yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendesak disahkannya RUU-APP. Sebuah sikap yang dapat dimengerti atas keprihatinan dan keresahan mereka terhadap kebobrokan moral yang selama ini kian menggerogoti. Akan tetapi sayangnya desakan itu tidak lantas langsung berbuahkan hasil. Ada pula segelintir kelompok orang yang justru getol menolak RUU-APP tersebut. Hingga kemudian RUU-Anti Pornografi dan Pornoaksi tersebut akhirnya berubah –dengan berbagai modifikasi– menjadi UU Pornografi yang disinyalir tidak akan mampu membendung kemerosotan taraf berfikir masyarakat. Baca lebih lanjut

Tekad Ter-Uji

Aku terjepit… Sesak…
Berdiri di atas realita yang pahit
Dan terapit oleh dua sisi yang sulit

Mencoba…
Meretas suatu tabir pasti
Sementara belum ku mengerti
Letak ketegaran sejati…

Walau pahit…
Ku coba membiarkan langkah ini mengayun…
Menapaki tekadnya,
Seraya berharap,
Semoga kelak ia berkibar kembali…