Bangladesh Target Amerika Selanjutnya

Pada tanggal 05 Oktober 2009 yang lalu, kedutaan Amerika Serikat (AS) dalam siaran pers mengumumkan bahwa militer Amerika dan Bangladesh akan melakukan latihan militer bersama dalam waktu dekat. Untuk menindaklanjuti rencana ini, petinggi-petinggi militer AS seperti John M. Bird dan Randolph D. Alles, menurut rencana akan mengunjungi Dhaka pada bulan November tahun ini. Selain bertemu dengan para pejabat senior pemerintahan, mereka juga dijadwalkan akan bertemu dengan petinggi-petinggi Angkatan Darat Bangladesh dan Kepala Staf Angkatan Laut Bangladesh. Diskusi mereka akan fokus pada kesiapan wilayah dan jumlah pasukan keamanan cadangan termasuk pendekatan bilateral untuk menjaga stabilitas regional.

Bagi kedua negara, latihan perang ini begitu urgen. Bagi AS sendiri, kerja sama ini pastinya akan memperkuat dominasi AS di kawasan tersebut. Sedangkan bagi Bangladesh, sebagaimana yang diklaim Amerika, latihan perang ini akan memperkuat Angkatan Laut Bangladesh dalam memerangi apa yang mereka sebut dengan ‘Islam militan’ dan memberantas aksi para bajak laut di perairan Bangladesh.

Latihan perang seperti ini sebenarnya tidak lebih dari sebuah desain berbahaya Amerika yang akan merugikan umat Islam. Mengapa?

Pada tanggal 1 November yang lalu, Pemerintah Bangladesh yang didukung oleh militer Amerika telah melakukan survei di wilayah perbatasan Bangladesh untuk mengidentifikasi rute-rute yang sering digunakan oleh ‘militan’. Rencananya rute-rute ini akan dijaga ketat untuk memutus pasokan senjata dan jalur masuk para mujahidin ke wilayah Pakistan dan Afghanistan. Amerika bahkan baru-baru ini telah memerintahkan Pemerintah Bangladesh untuk membangun sebuah pangkalan udara di daerah Cox’s Bazaar. Manuver-manuver ini menunjukkan bahwa Amerika memang ingin menanamkan pengaruh angkatan lautnya di Teluk Benggala. Tidak hanya sampai di situ, berikut beberapa skenario lain di balik manuver Amerika Serikat di Bangladesh tersebut.

Siapapun yang memiliki sedikit kesadaran geo-politik akan melihat betapa Amerika sekarang ini sangat khawatir pada kian meningkatnya kekuatan Cina dan India. Sebab, selain Rusia, Cina dan India adalah negara penantang baru yang tengah mengalami kebangkitan pada berbagai bidang, termasuk ekonomi dan militernya. Sehingga hal ini menjadi masalah serius bagi Amerika dalam mempertahankan dominasinya di dunia.

Oleh karenanya, dalam rangka untuk memonitor kekuatan Cina dan India inilah, Amerika ingin memastikan Bangladesh berada di bawah pengaruhnya. Amerika menganggap Bangladesh merupakan negara penting yang memiliki lokasi yang sangat strategis untuk membendung dua kekuatan baru itu, karena memang Bangladesh terletak di antara China dan India.

Di samping itu, Amerika pun menyadari bahwa tantangan terbesar lainnya justru datang dari umat Islam. Gema kebangkitan yang menyeru persatuan umat Islam sedunia (Daulah Khilafah) akhir-akhir ini semakin meningkat di kawasan tersebut. Dalam pandangan Amerika, hal ini tidak boleh terjadi karena Amerika tahu betul bahwa kembalinya Khilafah akan menjadi awal dari akhir dominasinya terhadap dunia. Dalam rangka melaksanakan tujuannya itulah Amerika ingin mengontrol tentara, angkatan laut dan angkatan udara Bangladesh.

Sedangkan sehubungan dengan klaim Amerika bahwa latihan perang ini akan memperkuat Angkatan Laut Bangladesh dalam memerangi terorisme dan memberantas aksi para bajak laut di perairan Bangladesh, ini tidak lain hanyalah lelucon konyol Amerika! Setiap orang yang mengamati kebijakan Amerika dan tindakannya di seluruh dunia, khususnya di dunia Islam, akan tahu betul bahwa terorisme adalah Amerika itu sendiri. Aksi-aksi bajak laut di Laut Merah dan Laut Arab selama ini ternyata dilakukan atas perintah Amerika sendiri yang dimaksudkan untuk mengancam kepentingan dagang pesaingnya, yaitu orang-orang Eropa dan Rusia.

Oleh karena itu adalah mengherankan mengapa penguasa Bangladesh malah sedemikian santunnya menyambut kedatangan Amerika itu. Padahal siapa pun dapat memastikan bahwa latihan bersama ini bukanlah akhir dari dominasi mereka, melainkan hanya permulaan.

Di samping itu, bukankah mendaratnya militer Amerika di negeri-negeri Muslim selama ini hanya untuk menyalakan api perang dan kebencian belaka? Lantas, mengapa penguasa boneka Bangladesh menerima tawaran Amerika?

Catatan sejarah telah menyayat hati kita. Sejak peristiwa 11 September, Amerika mulai menghancurkan negeri-negeri Muslim satu demi satu. Pertama Amerika menduduki dan menghancurkan Afghanistan dengan dalih ‘perang melawan teror’, setelah itu Amerika dan sekutunya kembali menyerang Irak dengan dalih menghancurkan senjata pemusnah massal yang ternyata tidaklah terbukti ada.

Dan kita pun sekarang menyaksikan bagaimana Amerika telah berhasil mengacaukan negara Pakistan melalui ledakan bom yang mereka tuduh dilakukan oleh Taliban, tetapi sebenarnya teror bom yang mereka ledakkan itu adalah buatan mereka sendiri bersama badan-badan intelijen dan tentara bayaran Amerika (Blackwater). Di sisi lain agen-agen mereka, Zardari dan Gilani, berhasil menggunakan tentara Muslim Pakistan untuk memerangi saudaranya sendiri di Swat, Waziristan dll.

Namun celakanya, tangan-tangan militer Amerika yang masih berlumuran darah ribuan umat Islam itu telah mendarat di pantai Bangladesh. Sampai kapankah penderitaan umat ini dibiarkan terjadi?

Menilik sepak terjang mereka di atas, semestinya penguasa negeri-negeri Muslim sadar untuk terus menolak setiap bentuk tawaran kerja sama dari Amerika…. sebelum Amerika kian mengukuhkan cengkramannya di negeri-negeri Muslim, sebagaimana yang telah dilakukannya di Pakistan, Afghanistan dan Irak.

Oleh sebab itu, bersatulah wahai umat Islam!!!

Iklan

5 comments on “Bangladesh Target Amerika Selanjutnya

  1. ASSALAAMU’ALAIKUM..

    KEPADA SAHABATKU… SAMBUTLAH UCAPAN DARIKU. SERANGKAI KATA PENGGANTI DIRI. UNTUK MENYAMBUT HARI PERTEMUAN YANG BESAR. JARI SEPULUH KU SUSUN JUGA. AGAR KESALAHAN DIAMPUN SEMUA. TANDA IKHLAS PERSAHABATAN KITA.

    SALAM DUNIA, SALAM SEMUA, SALAM HARI RAYA EIDUL ADHA DAN SALAM PERPISAHAN “BERJARAK” DARI SAYA DI BANGI, MALAYSIA.

    -SITI FATIMAH AHMAD-

  2. Assalaamu’alaikum

    Sahabat dirai dan dijemput ke Laman Menulis Gaya Sendiri untuk menerima AWARD PERSAHABATAN – YOU’RE A GREAT BLOGGER sempena ULANG TAHUN PERTAMA laman saya. Salam mesra dari Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.

    SITI FATIMAH AHMAD

    # juga sahabat yang pernah berkomentar di laman saya dan melihat iklan ini, bimbang saya tidak sempat ke laman sahabat pula kerana terlalu ramainya.. 😀

  3. Assalaamu’alaikum

    hadir untuk menyapa dan bertanya khabar. Didoakan saudara sihat . Lama juga tidak membaca penulisan baru dari saudara? apa masih sibuk dengan urusan lainnya. Ingin juga bertukar-tukar pendapat untuk sebarang isu yang dibicarakan. Salam mesra dari malaysia.

    • Wa’alaikumussalam wr. wb.

      Alhamdulillah kami sekeluarga sehat, semoga dengan do’a itu Ukh bersama keluarga di Malaysia juga sehat dan selalu dalam lindungan Allah Swt. Amin.

      Sedih terasa karena saya sudah lama tak menulis… Akhir-akhir ini menulis menjadi aktivitas yang jarang ku lakukan. Semoga segera bangkit.

      Terima kasih ya atas kunjungan Saudari… 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s