Isi Hati

Dalam diam kupancarkan bait-bait cinta…
Lantunan dzikir dan kerinduan jiwa…
Membalut kian kuatnya taqarrub…
Sujud memuji pada Mu ya Allah…

Meraih Istiqomah…

Tentu butuh sebuah proses dan usaha sungguh-sungguh dari kita untuk meraih istiqomah dalam keta’atan kepada Allah.. Salah satunya berusahalah tuk senantiasa membentuk pribadi yang Islami. Diantaranya dengan meningkatkan cara berfikir Islam dengan mengkaji ilmu-ilmu agama. Karena Rasulullah Saw pernah bersabda : “Keutamaan ilmu lebih baik dari keutamaan ibadah.” (HR. Thabarani).

Selanjutnya tingkatkan perasaan dan pola jiwa yang Islami dengan mengarahkan ikatan hati kita agar selalu tertaut dalam keta’atan kepada Allah Swt dan Rasulullah Saw.

Jangan lupa tunaikan amalan fardhu dan hindarkan perbuatan haram (seperti durhaka pada ortu, pacaran, maksiat, tidak menutup aurat) seraya menghidupkan amalan-amalan sunnah…

Mudah-mudahan kita dapat istiqomah… InsyAllah…

Selamat Hari Raya ’Idul Fitri 1431 H.

“Taqaballahu minna wa minkum”.

Selamat Hari Raya ’Idul Fitri 1431 H.

Mohon maaf lahir dan bathin.

idul fitri

Di Balik Perseteruan Indonesia-Malaysia

Akhir-akhir ini semua orang sibuk membincangkan panasnya hubungan bilateral antara Indonesia dengan Malaysia. Kuatnya desakan agar pemerintah Republik Indonesia (RI) bersikap tegas terhadap sepak terjang Malaysia tampaknya kian tak terbendung. Aksi unjuk rasa digelar beberapa kali dari tempat yang berbeda. Mereka menganggap pemerintah RI tak serius menjaga kedaulatan negeri ini dan terkesan diam atas perilaku aparat Malaysia yang dianggap berlebihan.

Terlepas dari pro-kontra hal tersebut, karena tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menganalisa setiap permasalahan yang ada, saya hanya ingin menyampaikan agar kiranya Indonesia-Malaysia tetap waspada atas kepentingan pihak ketiga dari perseteruan ini. Maksudnya, berhati-hatilah terhadap adu domba asing. Bukankah ketika Indonesia-Malaysia berseteru maka PBB, khususnya Amerika Serikat (AS), akan masuk ke Selat Malaka dan membentuk pangkalan militer di sana dengan dalih penjaga perdamaian kawasan?

Semua orang memahami bahwa penguasaan wilayah strategis Selat Malaka adalah sesuatu yang sangat mereka (AS) dambakan selama ini, tetapi belum berhasil. Dan dimana-mana, ketika AS berhasil masuk ke suatu wilayah konflik, sulit sekali keluarnya. Jadi, waspadalah. Jangan sampai diperalat, apalagi diperbudak oleh negara adidaya untuk sesuatu yang merugikan bahkan menghinakan kita.

Ya Rabb…

Ya Rabb,
Kubersujud mengagungkan kemuliaan-Mu…
Bersimpuh mengharap Rahmat-Mu…
Memohon petunjuk…

Keterasingan….

Keterasingan yang didapat sebagai akibat dari menyampaikan dakwah kebangkitan Islam, adalah jauh lebih baik dari pada mendapat kemuliaan di hadapan sejuta manusia yang munafik.

Media

Media merupakan piranti dakwah yang sangat prosfektif. Dengan media dakwah dapat tersebar dan diterima oleh banyak kalangan secara cepat dan efektif. Selain itu, peluang penyadaran umat kian terbentang luas melalui media. Oleh karena itu, penguasaan strategis agar unggul dalam kancah pertarungan media, guna menyokong konsolidasi dakwah, sejatinya semakin mendesak untuk diwujudkan.

Harapku, semoga saja seluruh organisasi Islam serta media yang berafiliasi dengannya dapat bergerak simultan menuju pencerahan dan pencerdasan umat ini. Sehingga kampanye kebangkitan Islam itu semakin terasa dan nyata. Bagimana dengan Anda?

Ideologi Peradaban Dunia Berikutnya?

Sejak runtuhnya Uni Soviet, spektrum dominasi Amerika Serikat (AS) di berbagai negara semakin tak terbendung. Ada yang beranggapan bahwa keruntuhan Uni Soviet itu menandai berakhirnya perselisihan antara Marxisme dan Liberalisme. Pada akhirnya, demokrasi liberal Barat tampak seolah-olah telah menjadi ‘bentuk akhir dari rangkaian peradaban manusia’. Hal ini jualah yang menyebabkan mengapa banyak pengamat meyakini bahwa supremasi AS adalah sebuah peradaban yang tak tertandingi oleh kekuatan apa pun.

Akan tetapi, siapapun yang memiliki sedikit kesadaran geo-politik akan melihat betapa Amerika sekarang ini sangat khawatir pada kian meningkatnya kekuatan Cina dan India. Sebab, selain Rusia, Cina dan India adalah negara penantang baru yang tengah mengalami kebangkitan pada berbagai bidang, termasuk ekonomi dan militernya. Sehingga hal ini menjadi masalah serius bagi Amerika dalam mempertahankan dominasinya di dunia.

Di samping itu, Amerika pun menyadari bahwa tantangan terbesar lainnya justru datang dari umat Islam. Baca selebihnya »

Bangladesh Target Amerika Selanjutnya

Pada tanggal 05 Oktober 2009 yang lalu, kedutaan Amerika Serikat (AS) dalam siaran pers mengumumkan bahwa militer Amerika dan Bangladesh akan melakukan latihan militer bersama dalam waktu dekat. Untuk menindaklanjuti rencana ini, petinggi-petinggi militer AS seperti John M. Bird dan Randolph D. Alles, menurut rencana akan mengunjungi Dhaka pada bulan November tahun ini. Selain bertemu dengan para pejabat senior pemerintahan, mereka juga dijadwalkan akan bertemu dengan petinggi-petinggi Angkatan Darat Bangladesh dan Kepala Staf Angkatan Laut Bangladesh. Diskusi mereka akan fokus pada kesiapan wilayah dan jumlah pasukan keamanan cadangan termasuk pendekatan bilateral untuk menjaga stabilitas regional.

Bagi kedua negara, latihan perang ini begitu urgen. Bagi AS sendiri, kerja sama ini pastinya akan memperkuat dominasi AS di kawasan tersebut. Sedangkan bagi Bangladesh, sebagaimana yang diklaim Amerika, latihan perang ini akan memperkuat Angkatan Laut Bangladesh dalam memerangi apa yang mereka sebut dengan ‘Islam militan’ dan memberantas aksi para bajak laut di perairan Bangladesh.

Latihan perang seperti ini sebenarnya tidak lebih dari sebuah desain berbahaya Amerika yang akan merugikan umat Islam. Mengapa? Baca selebihnya »

Gejolak Pakistan, Siapa yang Diuntungkan?

Beberapa hari setelah serangan ke lembah Swat, menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi berkunjung ke Washington untuk meminta langsung agar Presiden Obama memperhatikan gejolak keamanan di Pakistan pasca operasi militer. Kunjungan Qureshi juga terkait dengan rencana operasi militer yang akan diarahkan ke Waziristan.

Langkah politik ini sedemikian penting bagi kedua belah pihak, mengingat Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) menyebut wilayah perbatasan Afghanistan dengan Pakistan merupakan “episentrum jihad.” Sehingga fokus AS pada Pakistan baru-baru ini menunjukkan bahwa Pakistan memiliki peranan penting dalam perang melawan al Qaeda dan Taliban. Sedangkan bagi rezim Pakistan, kerja sama ini akan semakin menguatkan posisi mereka dan Pakistan dapat menerima paket bantuan sebagaimana kesepakatan yang telah dijanjikan. Baca selebihnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.